KamusLengkap.com

orang yang tidak bisa menghadapi krisis keuangan

/ˈo.raŋ jaŋ ˈti.dak ˈbi.sa mən.ha.da.pi ˈkri.sis kə.uan.an/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFrasaEkonomiPsikologiSosial
Ringkasan Makna

Seseorang yang mengalami kepanikan, stres berat, atau ketidakmampuan mengambil keputusan rasional saat menghadapi masalah keuangan yang mendesak.

Penjelasan & Konteks Penggunaan

Frasa deskriptif ini merujuk pada kondisi psikologis dan perilaku seseorang ketika dihadapkan pada situasi finansial yang buruk, seperti kebangkrutan, utang menumpuk, kehilangan sumber pendapatan, atau darurat uang tunai. Individu dalam kategori ini biasanya menunjukkan gejala panik berlebihan, melakukan tindakan impulsif (seperti gali lubang tutup lubang tanpa perhitungan), atau justru melakukan penghindaran (denial) dan tidak mengambil tindakan apa pun untuk menyelamatkan kondisi keuangannya.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

“Sebagai orang yang tidak bisa menghadapi krisis keuangan, dia langsung stres berat begitu tagihan kartu kredit tertunda.”
→Sebagai orang yang tidak bisa menghadapi krisis keuangan, dia langsung stres berat begitu tagihan kartu kredit tertunda.
“Kurangnya literasi finansial seringkali melahirkan orang yang tidak bisa menghadapi krisis keuangan ketika pandemi melanda.”
→Kurangnya literasi finansial seringkali melahirkan orang yang tidak bisa menghadapi krisis keuangan ketika pandemi melanda.

Asal-usul & Konteks Budaya

Frasa deskriptif dalam bahasa Indonesia ini sering digunakan dalam konteks literasi keuangan, perencana keuangan (financial planner), atau psikologi populer untuk menggambarkan pentingnya ketahanan mental (financial resilience) dan manajemen stres dalam menghadapi gejolak ekonomi personal.

Cari Kata atau Istilah Lainnya