otium
/หoห.ti.ลฉห/
๐๏ธBahasa LatinFilsafatSastraLatinKlasikNetral
Ringkasan Makna
Istilah Latin yang merujuk pada waktu luang yang diisi dengan aktivitas intelektual, kontemplasi, atau seni, bebas dari kewajiban bisnis atau publik.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam budaya Romawi kuno, 'otium' adalah konsep waktu luang yang ideal, di mana seseorang dapat mendedikasikan dirinya untuk pengembangan diri, filsafat, sastra, seni, dan kontemplasi. Konsep ini sering kali dikontraskan dengan 'negotium' (kesibukan, urusan bisnis, atau tugas publik/politik). Otium bukan sekadar bermalas-malasan, melainkan waktu istirahat yang produktif dan bermartabat bagi kaum terpelajar.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โCicero sought refuge in his country villa to dedicate his time to otium and philosophy.โ
โCicero mencari perlindungan di vila pedesaannya untuk mendedikasikan waktunya pada waktu luang yang produktif dan filsafat.
โFor the Roman elite, otium cum dignitate was the ultimate pursuit after years of public service.โ
โBagi para elit Romawi, waktu luang yang bermartabat adalah tujuan utama setelah bertahun-tahun mengabdi pada publik.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Latin klasik. Konsep ini sangat dijunjung tinggi oleh para filsuf dan negarawan Romawi seperti Cicero dan Seneca, yang memandang keseimbangan antara pengabdian publik (negotium) dan pengembangan intelektual pribadi (otium) sebagai hal yang esensial.