otomatis memikirkan kepentingan sendiri
/otoma'tis memi'kirkan ke'pen'ti-an sendi'ri/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaSlangKepribadianPsikologiNetral
Ringkasan Makna
Mengacu pada perilaku seseorang yang selalu memikirkan kepentingan dan keuntungan diri sendiri, tanpa mempertimbangkan kepentingan orang lain.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa ini menggambarkan perilaku seseorang yang sangat egois dan hanya memikirkan kepentingan sendiri, tanpa memperhatikan kebutuhan dan perasaan orang lain. Mereka cenderung untuk memaksakan keinginan dan kepentingan mereka sendiri, bahkan jika itu berarti merugikan orang lain. Perilaku ini seringkali dianggap tidak etis dan tidak bermoral.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โDia selalu otomatis memikirkan kepentingan sendiri dan tidak pernah memikirkan kebutuhan orang lain.โ
โDia selalu memikirkan kepentingan diri sendiri dan tidak pernah memikirkan kebutuhan orang lain.
โDia sangat egois dan otomatis memikirkan kepentingan sendiri, bahkan jika itu berarti merugikan orang lain.โ
โDia sangat egois dan hanya memikirkan kepentingan diri sendiri, bahkan jika itu berarti merugikan orang lain.
Asal-usul & Konteks Budaya
Frasa ini merupakan contoh dari bahasa Indonesia yang digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks psikologi dan kepribadian. Perilaku yang digambarkan oleh frasa ini seringkali dianggap tidak etis dan tidak bermoral dalam masyarakat Indonesia.