overclocking
/ˈoʊvərˌklɑːkɪŋ/
🇬🇧Bahasa InggrisTeknologiPerangkat KerasKomputerIstilah Teknis
Ringkasan Makna
Praktik meningkatkan kecepatan clock komponen komputer agar bekerja melebihi spesifikasi standar pabrik.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Overclocking adalah tindakan memaksa komponen perangkat keras komputer, seperti unit pemrosesan pusat (CPU), unit pemrosesan grafis (GPU), atau memori (RAM), untuk beroperasi pada kecepatan clock yang lebih tinggi daripada yang ditetapkan oleh produsen. Tujuannya adalah untuk meningkatkan performa sistem secara keseluruhan. Namun, proses ini menghasilkan lebih banyak panas dan konsumsi daya yang lebih tinggi, sehingga memerlukan sistem pendingin yang memadai agar tidak merusak komponen.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“He is planning to do overclocking on his CPU to get better performance in video editing.”
→Dia berencana melakukan overclocking pada CPU-nya untuk mendapatkan performa yang lebih baik dalam penyuntingan video.
“Extreme overclocking often requires liquid nitrogen cooling systems.”
→Overclocking ekstrem sering kali memerlukan sistem pendingin nitrogen cair.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Inggris, gabungan dari kata 'over' (di atas) dan 'clocking' (mengacu pada clock speed atau siklus clock prosesor). Praktik ini populer di kalangan komunitas antusias PC (PC enthusiast) dan gamer sejak era 1990-an untuk memaksimalkan potensi perangkat keras.