pachter
/หpษxtษr/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaSejarahEkonomiKolonialismeNetral
Ringkasan Makna
Orang yang memegang hak monopoli atau penyewa hak pengumpulan pajak dan cukai pada masa pemerintahan kolonial.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Pachter (berasal dari bahasa Belanda yang berarti penyewa atau pemegang konsesi) dalam konteks sejarah kolonial di Nusantara merujuk kepada pihak (sering kali orang Tionghoa atau Eropa) yang memegang hak istimewa atau konsesi dari pemerintah kolonial untuk mengumpulkan pajak tertentu, memungut cukai pelabuhan, atau menjalankan monopoli perdagangan (seperti candu dan garam) di wilayah tertentu.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โSistem pachter sering kali membebani rakyat karena para pemegang hak memungut pajak melebihi ketentuan demi keuntungan pribadi.โ
โSistem pachter sering kali membebani rakyat karena para pemegang hak memungut pajak melebihi ketentuan demi keuntungan pribadi.
โPemerintah kolonial Hindia Belanda kemudian menghapuskan sistem pachter untuk mengurangi praktik penindasan ekonomi.โ
โPemerintah kolonial Hindia Belanda kemudian menghapuskan sistem pachter untuk mengurangi praktik penindasan ekonomi.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini diserap dari bahasa Belanda 'pachter' yang erat kaitannya dengan 'pachtstelsel' (sistem pemborongan pajak) yang diterapkan oleh VOC dan pemerintah kolonial Hindia Belanda sebelum digantikan oleh sistem birokrasi perpajakan langsung.