Paleognathae
/ˌpeɪliˈɒɡnəθiː/
🏛️Bahasa LatinBiologiOrnitologiTaksonomiZoologiNetral
Ringkasan Makna
Paleognathae adalah salah satu dari dua kelompok utama burung yang masih hidup, mencakup burung-burung tak bisa terbang seperti burung unta, emu, kasuari, kiwi, dan rhea, serta burung tinamou yang bisa terbang lemah.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Paleognathae adalah klad atau superordo burung yang dicirikan oleh anatomi langit-langit mulut (palatum) yang primitif dan kuno, menyerupai reptil. Sebagian besar anggotanya adalah burung ratite yang kehilangan kemampuan terbang dan memiliki tulang dada (sternum) yang rata tanpa lunas (carina). Kelompok lainnya adalah tinamou, burung asal Amerika Tengah dan Selatan yang dapat terbang dalam jarak pendek. Secara evolusi, kelompok ini berpisah sangat awal dari garis keturunan burung modern lainnya (Neognathae).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Ostriches and emus belong to the clade Paleognathae.”
→Burung unta dan emu termasuk dalam klad Paleognathae.
“Paleognathae birds are distinguished by their primitive palatal structure.”
→Burung Paleognathae dibedakan oleh struktur langit-langit mulut mereka yang primitif.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ilmiah ini berasal dari bahasa Yunani Kuno, gabungan dari 'palaios' (kuno) dan 'gnathos' (rahang), mengacu pada struktur rahang dan langit-langit tengkorak mereka yang dianggap lebih mirip dengan nenek moyang dinosaurus terbang dibandingkan dengan burung modern.