pancawaktra
/pan.tʃa.wak.tra/
🇮🇩Bahasa JawaMitologiJawaSastraHinduNetral
Ringkasan Makna
Istilah yang berarti 'bermuka lima', sering diasosiasikan dengan manifestasi dewa tertentu dalam mitologi Hindu-Jawa.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'pancawaktra' berasal dari bahasa Sanskerta, gabungan dari 'pañca' (lima) dan 'vaktra' (muka atau wajah). Dalam konteks pewayangan, sastra klasik, dan mitologi Nusantara, istilah ini merujuk pada wujud atau manifestasi yang memiliki lima wajah. Wajah-wajah ini biasanya melambangkan aspek atau penjuru mata angin yang berbeda serta sifat kedewaan yang menyeluruh.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Bathara Guru kadhangkala dipungambaraken minangka dewa ingkang gadhah wujud pancawaktra.”
→Batara Guru kadang-kadang digambarkan sebagai dewa yang memiliki wujud bermuka lima.
“Patung kasebut nggambaraken sosok pancawaktra minangka pralambang kekiyatan makrokosmos.”
→Patung tersebut menggambarkan sosok bermuka lima sebagai lambang kekuatan makrokosmos.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Sanskerta yang diserap ke dalam bahasa Jawa Kuno dan tradisi pewayangan, mencerminkan pengaruh konsep kosmologi Hindu dalam kebudayaan Jawa.