parlisis
/par.li.sis/
🇮🇩Bahasa IndonesiakedokterankesehatanpatologibiologiNetral
Ringkasan Makna
Kehilangan fungsi otot yang menyebabkan ketidakmampuan untuk menggerakkan bagian tubuh tertentu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Parlisis atau kelumpuhan adalah kondisi medis yang ditandai dengan hilangnya kemampuan volunter untuk menggerakkan satu atau lebih otot tubuh. Kondisi ini dapat bersifat total atau sebagian, sementara atau permanen, serta dapat memengaruhi area tubuh tertentu (lokal) atau seluruh tubuh (generalisasi). Parlisis umumnya disebabkan oleh kerusakan pada sistem saraf pusat, terutama otak atau sumsum tulang belakang, maupun gangguan pada saraf tepi atau otot itu sendiri.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“The stroke left him with temporary paralysis on his left side.”
→Stroke tersebut menyebabkannya mengalami kelumpuhan sementara pada sisi sebelah kiri.
“Cedera tulang belakang yang parah dapat mengakibatkan parlisis permanen.”
→Severe spinal cord injury can result in permanent paralysis.
Asal-usul & Konteks Budaya
Diserap dari bahasa Inggris "paralysis", yang berakar dari bahasa Yunani Kuno "paralýsis" (παράλυσις), bermaksud "keadaan dilonggarkan atau dilumpuhkan", turunan dari kata "paralyein" (melumpuhkan).