patembayan
/pa.təm.ˈba.yan/
🇮🇩Bahasa JawaSosiologiBudayaJawaNetral
Ringkasan Makna
Bentuk kehidupan sosial yang bersifat pamrih, kontraktif, dan berorientasi pada kepentingan ekonomi atau tujuan rasional tertentu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Patembayan (dalam bahasa Jerman disebut 'Gesellschaft') adalah konsep sosiologis yang dipopulerkan oleh Ferdinand Tönnies, yang diadopsi ke dalam konteks budaya Jawa. Istilah ini merujuk pada ikatan sosial yang bersifat mekanis, sementara, dilandasi oleh pertimbangan untung-rugi, dan biasanya terjalin di lingkungan perkotaan, organisasi formal, atau perdagangan di mana anggotanya memiliki kepentingan pribadi yang ingin dicapai.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Hubungan antarwarga ing apartemen kasebut luwih asipat patembayan tinimbang paguyuban.”
→Hubungan antarwarga di apartemen tersebut lebih bersifat patembayan daripada paguyuban.
“Koperasi modern iki dibangun ing atas dhasar patembayan ekonomi.”
→Koperasi modern ini dibangun di atas dasar patembayan ekonomi.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jawa (kata dasar 'tembay' atau 'embay', mendapat awalan pa- dan akhiran -an). Konsep ini sering disandingkan dengan 'paguyuban' (Gemeinschaft) dalam sosiologi untuk membedakan antara ikatan sosial tradisional yang emosional dan ikatan modern yang rasional.