pembelajaran mandiri
/pəm.bə.la.ja.ran man.di.ri/
🇮🇩Bahasa IndonesiaPendidikanPedagogiIstilah TeknisNetral
Ringkasan Makna
Proses belajar di mana individu mengambil inisiatif sendiri untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan belajarnya tanpa bergantung sepenuhnya pada pengajar.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Pembelajaran mandiri (dalam bahasa Inggris dikenal sebagai self-directed learning atau independent learning) adalah pendekatan pendidikan di mana pembelajar memegang kendali penuh atas proses belajarnya. Individu secara aktif mengidentifikasi kebutuhan belajar, menetapkan tujuan, mencari sumber daya, memilih strategi pembelajaran yang tepat, dan menilai hasil belajarnya sendiri. Metode ini mengandalkan motivasi intrinsik, disiplin diri, serta kemampuan manajemen waktu.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Kurikulum baru ini dirancang untuk mendorong siswa menerapkan sistem pembelajaran mandiri.”
→This new curriculum is designed to encourage students to adopt a self-directed learning system.
“Pembelajaran mandiri sangat krusial bagi mahasiswa di perguruan tinggi.”
→Independent learning is crucial for college students.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berkembang pesat dalam teori pendidikan modern dan andragogi (pendidikan orang dewasa), khususnya dipopulerkan oleh pakar pendidikan Malcolm Knowles pada dekade 1970-an. Di Indonesia, konsep ini makin relevan seiring dengan diterapkannya metode pembelajaran berbasis digital dan kurikulum yang berpusat pada siswa.