pemerintahan minoritas
/pəmərɪntahan minɔritas/
🇮🇩Bahasa IndonesiaPolitikPemerintahanIlmu PolitikNetral
Ringkasan Makna
Sistem pemerintahan di mana partai politik penguasa tidak memiliki mayoritas kursi di parlemen.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Pemerintahan minoritas adalah kabinet atau pemerintahan yang dibentuk dalam sistem parlementer ketika partai atau koalisi penguasa gagal meraih kursi mayoritas mutlak di badan legislatif (parlemen). Untuk dapat mengesahkan undang-undang dan bertahan dari mosi tidak percaya, pemerintahan jenis ini harus mencari dukungan atau membangun koalisi longgar dengan partai-partai oposisi secara kasus per kasus.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“The prime minister formed a minority government after failing to secure an absolute majority in the general election.”
→Perdana Menteri membentuk pemerintahan minoritas setelah gagal mengamankan mayoritas mutlak dalam pemilihan umum.
“Pemerintahan minoritas sering kali harus berkompromi dengan partai oposisi agar kebijakan anggaran dapat disahkan.”
→Pemerintahan minoritas sering kali harus berkompromi dengan partai oposisi agar kebijakan anggaran dapat disahkan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berakar dari sistem politik parlementer di negara-negara demokrasi seperti Britania Raya, Kanada, dan Selandia Baru, di mana pembentukan kabinet sangat bergantung pada dukungan mayoritas di parlemen.