pendidikan gratis
/pən.di.di.kan ɡra.tis/
🇮🇩Bahasa IndonesiaPendidikanKebijakan PublikSosialPolitik
Ringkasan Makna
Kebijakan atau program yang membebaskan biaya pendidikan bagi peserta didik, umumnya diselenggarakan oleh pemerintah untuk menjamin akses pendidikan bagi seluruh warga negara.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Pendidikan gratis adalah konsep atau kebijakan di mana biaya operasional sekolah atau biaya SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) dibebaskan sepenuhnya bagi peserta didik. Kebijakan ini biasanya diterapkan pada jenjang pendidikan dasar hingga menengah sebagai bagian dari program wajib belajar. Tujuan utamanya adalah untuk pemerataan kesempatan belajar, mengurangi angka putus sekolah, dan meringankan beban finansial keluarga kurang mampu. Dalam praktiknya, cakupan 'gratis' dapat bervariasi; beberapa program hanya membebaskan biaya sekolah inti, sementara biaya pendukung seperti seragam, buku, dan transportasi terkadang masih ditanggung oleh orang tua.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Pemerintah daerah meluncurkan program pendidikan gratis untuk menekan angka putus sekolah.”
→The local government launched a free education program to reduce school dropout rates.
“Meskipun ada program pendidikan gratis, orang tua murid masih harus membeli seragam dan alat tulis sendiri.”
→Despite the free education program, students' parents still have to buy uniforms and stationery themselves.
Asal-usul & Konteks Budaya
Di Indonesia, konsep pendidikan gratis erat kaitannya dengan amanat UUD 1945 Pasal 31 dan program Wajib Belajar. Pemerintah merealisasikannya melalui skema dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Isu pendidikan gratis juga sangat populer dalam ranah politik praktis di Indonesia, sering kali menjadi janji kampanye utama para calon kepala daerah atau presiden untuk menarik simpati pemilih dari kelas menengah ke bawah.