pengakuan kehilangan hak
/pɛŋɡɑkʊɑn kɛhɪlɑŋ hɑk/
🇮🇩Bahasa IndonesiaHukumKekerasanKemanusiaanNetral
Ringkasan Makna
Pengakuan bahwa seseorang telah kehilangan hak-haknya, biasanya karena tindakan kekerasan atau pelanggaran hukum.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Pengakuan kehilangan hak adalah proses resmi yang diakui oleh pihak berwenang bahwa seseorang telah kehilangan hak-haknya, seperti hak asasi manusia, hak sipil, atau hak lainnya. Hal ini biasanya terjadi karena tindakan kekerasan, pelanggaran hukum, atau kejadian lain yang menyebabkan kehilangan hak. Contoh pengakuan kehilangan hak adalah pengakuan kehilangan hak sipil karena tindakan kekerasan terhadap korban, atau pengakuan kehilangan hak asasi manusia karena pelanggaran hak-hak dasar.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Pengadilan mengakui bahwa korban telah kehilangan hak sipil karena tindakan kekerasan.”
→Pengadilan mengakui bahwa korban telah kehilangan hak sipil karena tindakan kekerasan.
“Pengakuan kehilangan hak asasi manusia terhadap korban pelanggaran hak-hak dasar.”
→Pengakuan kehilangan hak asasi manusia terhadap korban pelanggaran hak-hak dasar.
Asal-usul & Konteks Budaya
Pengakuan kehilangan hak adalah konsep yang terkait dengan hukum dan kemanusiaan, dan biasanya terjadi dalam konteks kekerasan, pelanggaran hukum, atau kejadian lain yang menyebabkan kehilangan hak. Konsep ini telah ada sejak lama dan digunakan dalam berbagai konteks, termasuk pengadilan, organisasi hak asasi manusia, dan lembaga pemerintah.