pengelolaan keuangan yang buruk
pengeloˈlaːn keuˈaŋgan yang ˈbuːruk
🇮🇩Bahasa IndonesiaEkonomiKeuanganKewaspadaanNetral
Ringkasan Makna
Pengelolaan keuangan yang tidak efektif dan tidak bijak dalam mengatur sumber daya keuangan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Pengelolaan keuangan yang buruk merujuk pada kemampuan seseorang atau organisasi dalam mengelola keuangan dengan tidak efektif, tidak bijak, dan tidak terkendali. Hal ini dapat menyebabkan keuangan menjadi tidak stabil, tidak aman, dan tidak dapat digunakan dengan efektif untuk mencapai tujuan. Pengelolaan keuangan yang buruk dapat berupa tidak adanya rencana keuangan yang jelas, tidak adanya pengawasan yang ketat, tidak adanya pengelolaan risiko yang baik, dan lain-lain.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Dia memiliki pengelolaan keuangan yang buruk sehingga tidak dapat membayar utangnya.”
→Dia memiliki pengelolaan keuangan yang tidak efektif sehingga tidak dapat membayar utangnya.
“Perusahaan tersebut memiliki pengelolaan keuangan yang buruk sehingga harus mengalami kerugian besar.”
→Perusahaan tersebut memiliki pengelolaan keuangan yang tidak efektif sehingga harus mengalami kerugian besar.
Asal-usul & Konteks Budaya
Pengelolaan keuangan yang buruk adalah masalah yang umum di Indonesia dan di seluruh dunia. Banyak orang dan organisasi yang mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan mereka, sehingga menyebabkan keuangan menjadi tidak stabil dan tidak aman. Oleh karena itu, penting untuk memiliki pengelolaan keuangan yang efektif dan bijak untuk mencapai tujuan dan meningkatkan kualitas hidup.