penggunaan bahan bekas
/pəŋ.ɡu.na.an ba.han bə.kas/
🇮🇩Bahasa IndonesiaNominaLingkunganDaur Ulang
Ringkasan Makna
Pemanfaatan kembali material atau barang yang sudah pernah dipakai agar memiliki nilai guna baru.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Penggunaan bahan bekas adalah suatu tindakan atau proses memanfaatkan material, barang, atau komponen yang sudah tidak terpakai atau dibuang untuk dijadikan produk baru, karya kerajinan, atau difungsikan kembali untuk keperluan lain. Praktik ini merupakan bagian penting dalam prinsip pengelolaan sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk mengurangi jumlah limbah yang mencemari lingkungan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Sekolah kami mengadakan lomba membuat kerajinan tangan dari penggunaan bahan bekas botol plastik.”
→Sekolah kami mengadakan lomba membuat kerajinan tangan dari penggunaan bahan bekas botol plastik.
“Penggunaan bahan bekas dalam proyek konstruksi dapat menghemat biaya secara signifikan.”
→Penggunaan bahan bekas dalam proyek konstruksi dapat menghemat biaya secara signifikan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berakar dari kesadaran lingkungan global mengenai pentingnya keberlanjutan (sustainability) dan pengurangan limbah. Di Indonesia, konsep ini sangat lekat dengan gerakan bank sampah, industri kreatif kerajinan tangan (upcycling), serta solusi ekonomi kreatif masyarakat dalam memanfaatkan barang-barang rumah tangga sehari-hari.