KamusLengkap.com

penggunaan yang tidak berkelanjutan

pəŋ.ɡu.na.an jaŋ ti.dak bər.kə.lan.ju.tan
🇮🇩Bahasa IndonesiaLingkunganEkonomiSosiologiNetral
Ringkasan Makna

Pemanfaatan sumber daya alam atau aset secara berlebihan yang melampaui kemampuan regenerasi atau pemulihannya.

Penjelasan & Konteks Penggunaan

Istilah ini merujuk pada praktik konsumsi atau eksploitasi sumber daya (baik alam, energi, maupun ekonomi) yang dilakukan dengan laju yang lebih cepat daripada kemampuan sistem untuk memulihkan diri. Dalam konteks lingkungan, ini berarti menguras sumber daya alam hingga habis atau merusak ekosistem secara permanen sehingga generasi mendatang tidak lagi dapat memanfaatkannya. Dalam konteks ekonomi, ini merujuk pada pola pengeluaran atau utang yang tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang karena akan menyebabkan kebangkrutan atau krisis sistemik.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

“Penggunaan yang tidak berkelanjutan terhadap air tanah di kota besar menyebabkan penurunan muka tanah yang signifikan.”
→Unsustainable use of groundwater in big cities causes significant land subsidence.
“Pemerintah memperingatkan bahwa pola konsumsi energi fosil saat ini merupakan bentuk penggunaan yang tidak berkelanjutan.”
→The government warned that the current fossil fuel consumption pattern is a form of unsustainable use.

Asal-usul & Konteks Budaya

Istilah ini merupakan terjemahan langsung dari konsep 'unsustainable use' yang menjadi pilar utama dalam wacana pembangunan berkelanjutan (sustainable development) yang dipopulerkan oleh Laporan Brundtland pada tahun 1987. Di Indonesia, istilah ini lazim digunakan dalam kebijakan publik, studi lingkungan hidup, dan diskusi mengenai krisis iklim.

Cari Kata atau Istilah Lainnya