Pengucilan
/pɛŋ.ɡu.t͡ʃi.lɛm/
🇮🇩Bahasa IndonesiaSosialEmosiKebudayaan
Ringkasan Makna
Pengucilan adalah perasaan atau tindakan menolak atau tidak menerima seseorang atau sesuatu karena alasan tertentu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Pengucilan adalah perasaan atau tindakan menolak atau tidak menerima seseorang atau sesuatu karena alasan tertentu, seperti perbedaan ras, agama, atau latar belakang sosial. Ini dapat menyebabkan perasaan tidak nyaman, kesepian, atau bahkan stigmatisasi. Pengucilan dapat terjadi dalam berbagai konteks, seperti sekolah, tempat kerja, atau masyarakat umum. Dalam konteks sosial, pengucilan dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang dan membuatnya merasa tidak diterima atau tidak dihargai.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Dia merasa diucilkan oleh teman-temannya karena perbedaan ras.”
→Dia merasa tidak diterima oleh teman-temannya karena perbedaan ras.
“Pengucilan terhadap komunitas minoritas masih terjadi hingga hari ini.”
→Pengucilan terhadap komunitas minoritas masih terjadi hingga hari ini.
Asal-usul & Konteks Budaya
Pengucilan telah menjadi masalah sosial yang signifikan dalam berbagai budaya dan masyarakat. Dalam konteks Indonesia, pengucilan terhadap komunitas minoritas, seperti komunitas LGBTQ+, masih terjadi hingga hari ini. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran dan penerimaan terhadap perbedaan dan keanekaragaman.