pengukuran mental
/pษล.u.kur.an men.tal/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaPsikologiIstilah TeknisPendidikanNetral
Ringkasan Makna
Proses penilaian kualitatif atau kuantitatif terhadap kapasitas mental, kecerdasan, dan atribut psikologis individu menggunakan instrumen tes terstruktur.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Pengukuran mental adalah disiplin dan praktik dalam bidang psikologi (khususnya psikometri) yang berfokus pada kuantifikasi atribut mental dan psikologis manusia. Atribut ini mencakup kemampuan kognitif, kecerdasan (IQ), bakat, minat, serta kepribadian. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan instrumen terstandardisasi untuk menghasilkan data yang objektif, valid, dan reliabel untuk kebutuhan analisis klinis, pendidikan, maupun seleksi kerja.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPengukuran mental merupakan bagian penting dalam proses seleksi calon karyawan.โ
โMental measurement is an important part of the prospective employee selection process.
โPsikolog menggunakan instrumen pengukuran mental untuk memahami hambatan belajar pada anak.โ
โPsychologists use mental measurement instruments to understand learning difficulties in children.
Asal-usul & Konteks Budaya
Konsep pengukuran mental berkembang pesat pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, dipelopori oleh tokoh seperti Sir Francis Galton dan Alfred Binet. Binet menciptakan tes kecerdasan terstandardisasi pertama di Prancis untuk mengidentifikasi siswa yang membutuhkan bantuan belajar, yang menjadi cikal bakal tes IQ modern.