perekonomian yang seimbang
/pə.rə.ko.no.mi.an jaŋ sə.baŋ.kat/
🇮🇩Bahasa IndonesiaBakuEkonomiMakroekonomiIstilah Teknis
Ringkasan Makna
Kondisi ekonomi di mana berbagai sektor, pelaku usaha, serta pasokan dan permintaan berada dalam harmoni yang stabil tanpa adanya ketimpangan ekstrem.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Perekonomian yang seimbang adalah konsep makroekonomi yang merujuk pada situasi di mana pasar berada dalam keseimbangan (equilibrium), pertumbuhan ekonomi berjalan secara inklusif, distribusi pendapatan relatif merata, inflasi terkendali, dan tidak terjadi kesenjangan yang terlalu tajam antarsektor atau antardaerah. Dalam praktiknya, konsep ini juga mencakup keseimbangan antara sektor keuangan dan riil, serta kesinambungan fiskal dan moneter.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Pemerintah berupaya menciptakan perekonomian yang seimbang melalui pemerataan pembangunan infrastruktur di luar Pulau Jawa.”
→Pemerintah berupaya menciptakan perekonomian yang seimbang melalui pemerataan pembangunan infrastruktur di luar Pulau Jawa.
“Salah satu kunci utama tercapainya perekonomian yang seimbang adalah stabilitas harga dan tingkat kesempatan kerja yang tinggi.”
→Salah satu kunci utama tercapainya perekonomian yang seimbang adalah stabilitas harga dan tingkat kesempatan kerja yang tinggi.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini merupakan bagian dari wacana ekonomi formal dan kebijakan publik di Indonesia, yang sering merujuk pada cita-cita pembangunan nasional sebagaimana diamanatkan dalam dasar negara dan teori ekonomi makro mengenai pertumbuhan yang berkelanjutan.