perilaku yang kasar
/pə.ri.ˈla.ku jaŋ ˈka.sər/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFrasaSosialEtikaPsikologi
Ringkasan Makna
Tindakan, sikap, atau cara bertutur kata seseorang yang tidak sopan, kurang beradab, dan menyinggung perasaan orang lain.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa "perilaku yang kasar" merujuk pada segala bentuk perbuatan, ekspresi verbal, maupun non-verbal yang melanggar norma kesopanan dan kepantasan sosial. Perilaku ini sering kali mencakup penggunaan kata-kata kotor, nada bicara yang membentak, tindakan fisik yang agresif, kurangnya empati, serta pengabaian terhadap hak dan kenyamanan orang lain. Dalam konteks sosial dan profesional, perilaku semacam ini umumnya dikecam karena dapat merusak hubungan interpersonal dan menciptakan lingkungan yang tidak kondusif.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Perilaku yang kasar kepada sesama rekan kerja dapat berujung pada pemecatan.”
→Perilaku yang kasar kepada sesama rekan kerja dapat berujung pada pemecatan.
“Anak-anak perlu diajarkan untuk menghindari perilaku yang kasar sejak usia dini.”
→Anak-anak perlu diajarkan untuk menghindari perilaku yang kasar sejak usia dini.
Asal-usul & Konteks Budaya
Frasa ini merupakan gabungan kata dalam bahasa Indonesia baku yang terdiri dari kata 'perilaku' (tanggapan atau reaksi individu terhadap lingkungan) dan 'kasar' (tidak halus, tidak sopan). Dalam budaya masyarakat Indonesia yang sangat menjunjung tinggi nilai kesantunan, keramahtamahan, dan tata krama, perilaku yang kasar sangat dicap negatif dan dianggap sebagai bentuk pelanggaran terhadap norma adat maupun agama.