perilaku yang menghina
/pษ.ri.la.ku jaล mษ.ลi.na/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaSosiologiEtikaHukumNetral
Ringkasan Makna
Tindakan, ucapan, atau sikap yang bertujuan merendahkan martabat, kehormatan, atau harga diri seseorang atau kelompok.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Perilaku yang menghina merujuk pada segala bentuk ekspresi (verbal maupun non-verbal) yang sengaja dilakukan untuk mempermalukan, meremehkan, atau merendahkan pihak lain. Dalam konteks sosial, ini dianggap sebagai pelanggaran norma kesopanan. Dalam konteks hukum, perilaku ini dapat dikategorikan sebagai tindak pidana jika memenuhi unsur pencemaran nama baik atau penghinaan yang diatur dalam undang-undang, seperti Pasal 310 KUHP di Indonesia.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โTindakan merendahkan orang lain di depan umum merupakan perilaku yang menghina dan tidak terpuji.โ
โThe act of belittling others in public is insulting behavior and is not commendable.
โDia mendapatkan teguran keras karena menunjukkan perilaku yang menghina terhadap rekan kerjanya.โ
โHe received a stern reprimand for showing insulting behavior towards his colleague.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini merupakan frasa deskriptif dalam bahasa Indonesia yang terbentuk dari kata dasar 'perilaku' (tindakan/sikap) dan 'menghina' (dari akar kata 'hina', yang berarti rendah atau tidak berharga). Secara budaya, masyarakat Indonesia sangat menjunjung tinggi nilai 'tata krama' dan 'sopan santun', sehingga perilaku yang menghina dianggap sebagai pelanggaran sosial yang serius dan dapat memicu konflik antarpribadi maupun kelompok.