perjodohan
/pər.joˈdɔ.han/
🇮🇩Bahasa IndonesiasosiologibudayapernikahanNetral
Ringkasan Makna
Proses atau perbuatan mempertemukan calon suami dengan calon istri yang diatur oleh pihak lain, seperti orang tua atau keluarga.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Perjodohan adalah sebuah tradisi atau praktik di mana orang tua, keluarga, atau pihak ketiga mencarikan dan menetapkan pasangan hidup bagi seseorang untuk dinikahkan. Praktik ini didasarkan pada berbagai pertimbangan seperti status sosial, latar belakang keluarga, ekonomi, atau nilai-nilai budaya, dan sering kali dilakukan tanpa adanya masa pacaran yang panjang antara kedua calon mempelai.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Meskipun sempat menolak, ia akhirnya menerima perjodohan yang diatur oleh orang tuanya.”
→Meskipun sempat menolak, ia akhirnya menerima perjodohan yang diatur oleh orang tuanya.
“Arranged marriages are still common in several traditional cultures around the world.”
→Perjodohan masih umum dijumpai di beberapa budaya tradisional di seluruh dunia.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata dasar 'jodoh' dengan imbuhan pe-an. Perjodohan merupakan praktik kultural yang mengakar dalam sejarah banyak masyarakat di Asia, Timur Tengah, dan Afrika untuk memperkuat ikatan kekeluargaan atau menjaga status sosial.