pertahanan diri
/pษr.ta.ha.nan di.ri/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaHukumKeamananPsikologiNetral
Ringkasan Makna
Tindakan atau upaya untuk melindungi diri sendiri dari ancaman, serangan, atau bahaya fisik maupun psikologis.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Pertahanan diri merujuk pada respons (baik fisik maupun mental) yang dilakukan seseorang untuk menjaga keselamatan integritas tubuh atau kesehatan mentalnya ketika menghadapi ancaman. Dalam konteks hukum, ini sering merujuk pada pembelaan terpaksa (noodweer) di mana seseorang dibenarkan secara hukum untuk menggunakan kekerasan proporsional guna melindungi diri dari serangan yang mengancam nyawa. Dalam konteks psikologi, ini merujuk pada mekanisme pertahanan ego untuk melindungi diri dari kecemasan atau trauma.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โDia mengikuti kursus bela diri sebagai bentuk pertahanan diri dari tindak kejahatan.โ
โHe took a martial arts course as a form of self-defense against crime.
โTindakan memukul penyerang tersebut dianggap sebagai upaya pertahanan diri yang sah.โ
โThe act of hitting the attacker was considered a legitimate attempt at self-defense.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini merupakan padanan dari konsep 'self-defense' dalam bahasa Inggris. Dalam hukum Indonesia, konsep ini diatur dalam Pasal 49 KUHP mengenai pembelaan terpaksa.