perwatakan
/pษr.wa.ta.kan/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaSastraPsikologiBahasa IndonesiaNetral
Ringkasan Makna
Sifat batin yang memengaruhi segenap pikiran, perilaku, budi pekerti, dan tabiat manusia atau tokoh cerita.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Perwatakan merujuk pada keseluruhan sifat, karakter, dan watak yang dimiliki oleh seseorang atau tokoh dalam karya sastra (drama, novel, film). Dalam analisis sastra, perwatakan mencakup cara pengarang menggambarkan atau melukiskan karakter tokoh-tokohnya, baik melalui dialog, tindakan, penampilan, maupun tanggapan tokoh lain.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โNovel klasik tersebut sangat kuat dalam hal penokohan dan perwatakan para pelakunya.โ
โNovel klasik tersebut sangat kuat dalam hal penokohan dan perwatakan para pelakunya.
โPerwatakan tokoh utama digambarkan secara mendalam melalui konflik batin yang dihadapinya.โ
โPerwatakan tokoh utama digambarkan secara mendalam melalui konflik batin yang dihadapinya.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Indonesia dengan kata dasar 'watak' yang mendapat imbuhan peN--an. Istilah ini sangat lekat dalam dunia teater, sastra, dan seni pertunjukan Nusantara untuk membedakan antara fisik tokoh (penokohan) dan sifat batinnya (perwatakan).