pharyngeal reflex
/fəˈrɪn.dʒi.əl ˈriː.fleks/
🇬🇧Bahasa InggrisMedisAnatomiFisiologiNetral
Ringkasan Makna
Refleks kontraksi involuntir pada otot faring yang dipicu oleh sentuhan di bagian belakang tenggorokan, dikenal juga sebagai refleks muntah.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Pharyngeal reflex (refleks faring) atau gag reflex adalah mekanisme pertahanan alami tubuh untuk mencegah benda asing atau makanan masuk ke dalam saluran pernapasan dan pencernaan tanpa disengaja. Refleks ini terjadi ketika bagian belakang lidah, palatum mole, atau dinding faring tersentuh, mengaktifkan saraf glosofaringeus (CN IX) dan saraf vagus (CN X) untuk memicu kontraksi otot faring.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“The physician checked the patient's pharyngeal reflex during the neurological examination.”
→Dokter memeriksa refleks faring pasien selama pemeriksaan neurologis.
“An absent pharyngeal reflex increases the risk of aspiration in unconscious patients.”
→Tidak adanya refleks faring meningkatkan risiko aspirasi pada pasien yang tidak sadarkan diri.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Yunani 'pharynx' (tenggorokan) dan bahasa Latin 'reflexus' (terpantul kembali). Dalam praktik klinis, pengujian refleks ini sangat penting untuk menilai tingkat kesadaran dan keutuhan fungsi saraf kranial IX dan X.