pokoknya
/po.kok.nya/
🇮🇩Bahasa IndonesiaAdverbiaBahasa Sehari-hariPartikelNetral
Ringkasan Makna
Kata penegas yang menyatakan bahwa sesuatu harus terjadi, terlaksana, atau diterima tanpa banyak syarat.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'pokoknya' adalah bentuk frasa yang mengalami proses leksikalisasi dari kata 'pokok' dan akhiran '-nya', berfungsi sebagai penegas atau pemutus pembicaraan dalam percakapan. Ungkapan ini sering digunakan untuk menekankan suatu keharusan, keputusan mutlak, atau kesimpulan tanpa ingin dibantah lagi oleh pihak lain.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Pokoknya kamu harus datang ke acara ulang tahunku besok!”
→Pokoknya kamu harus datang ke acara ulang tahunku besok!
“Pokoknya masalah ini harus diselesaikan hari ini juga.”
→Pokoknya masalah ini harus diselesaikan hari ini juga.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Melayu/Indonesia 'pokok' (dasar, inti, atau pangkal) yang diberi akhiran posesif 'nya', kemudian bergeser fungsi gramatikalnya menjadi penegas atau partikel modalitas dalam ragam lisan.