politeis
/po.li.te.is/
🇮🇩Bahasa IndonesiaAgamaTeologiSosiologiNetral
Ringkasan Makna
Penganut paham politeisme, yaitu kepercayaan kepada lebih dari satu Tuhan atau dewa.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Politeis merujuk pada individu atau kelompok yang menganut sistem kepercayaan politeisme. Dalam sistem ini, terdapat pemujaan terhadap banyak dewa atau entitas ilahi yang sering kali memiliki fungsi, karakteristik, atau domain kekuasaan yang berbeda-beda (seperti dewa perang, dewa cinta, atau dewa kesuburan). Istilah ini digunakan dalam studi perbandingan agama untuk mengklasifikasikan sistem kepercayaan yang tidak bersifat monoteistik.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Masyarakat Yunani Kuno dikenal sebagai kaum politeis yang menyembah banyak dewa di Gunung Olympus.”
→Masyarakat Yunani Kuno dikenal sebagai kaum politeis yang menyembah banyak dewa di Gunung Olympus.
“Dalam sejarah agama, transisi dari kepercayaan politeis menuju monoteis sering kali membawa perubahan sosial yang signifikan.”
→Dalam sejarah agama, transisi dari kepercayaan politeis menuju monoteis sering kali membawa perubahan sosial yang signifikan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Yunani 'polys' (banyak) dan 'theos' (tuhan), melalui bahasa Belanda 'polytheïst'. Istilah ini digunakan untuk membedakan sistem kepercayaan yang mengakui jamak entitas ilahi dari sistem yang hanya mengakui satu Tuhan (monoteisme).