politik belah bambu
/poˈlitɪk bəˈlah bamˈbu/
🇮🇩Bahasa IndonesiaIdiomPolitikBakuUngkapan
Ringkasan Makna
Politik belah bambu adalah peribahasa atau istilah yang menggambarkan tindakan seseorang atau kelompok yang memihak satu pihak sambil menginjak pihak yang lain.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Istilah 'politik belah bambu' merujuk pada taktik atau perilaku oportunis di mana seseorang atau kelompok memperlakukan pihak lain secara tidak adil: mengangkat atau memuji pihak tertentu demi keuntungan pribadi, sementara pada saat yang sama menindas, menjatuhkan, atau merendahkan pihak yang lain. Perumpamaan ini diambil dari sifat bambu yang jika dibelah, satu sisi diinjak ke bawah sementara sisi lainnya diangkat ke atas.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Praktik politik belah bambu sering kali digunakan oleh penguasa untuk memecah belah persatuan demi mempertahankan kekuasaan.”
→Praktik politik belah bambu sering kali digunakan oleh penguasa untuk memecah belah persatuan demi mempertahankan kekuasaan.
“Sebagai pemimpin yang bijaksana, ia menghindari politik belah bambu dan memilih untuk merangkul semua golongan secara adil.”
→Sebagai pemimpin yang bijaksana, ia menghindari politik belah bambu dan memilih untuk merangkul semua golongan secara adil.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari peribahasa Indonesia 'seperti belah bambu, yang satu diinjak, yang lain dijunjung'. Ungkapan ini telah lama hidup dalam budaya Nusantara untuk mengkritik sikap diskriminatif dan manipulatif dalam hubungan sosial maupun politik.