prinsip pengawasan
/prin.sip pษ.ลa.wa.san/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaBakuNominaManajemenAdministrasi
Ringkasan Makna
Asas atau pedoman dasar yang digunakan dalam melakukan proses pengamatan, pengendalian, dan evaluasi terhadap suatu kegiatan agar sesuai dengan rencana.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Prinsip pengawasan merupakan seperangkat pedoman fundamental dalam manajemen atau administrasi yang memastikan bahwa seluruh pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai dengan rencana, kebijakan, dan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Prinsip ini mencakup berbagai aspek seperti efektivitas, objektivitas, orientasi pada pencegahan, keterukuran, dan fleksibilitas agar penyimpangan dapat segera dideteksi dan dikoreksi.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPenerapan prinsip pengawasan yang ketat di perusahaan ini berhasil meminimalisir kecurangan keuangan.โ
โThe implementation of strict monitoring principles in this company successfully minimized financial fraud.
โSalah satu prinsip pengawasan yang efektif adalah bersifat membimbing dan solutif, bukan hanya mencari-cari kesalahan.โ
โOne of the effective principles of supervision is being consultative and solution-oriented, rather than merely fault-finding.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berakar dari ilmu manajemen modern dan administrasi publik (management and public administration). Dalam konteks birokrasi pemerintahan maupun korporasi di Indonesia, prinsip pengawasan merujuk pada standar tata kelola yang baik (good governance) untuk menjamin akuntabilitas dan transparansi.