puer
/หpuห.ษr/
๐๏ธBahasa LatinPsikologiMitologiSastraNetral
Ringkasan Makna
Istilah Latin untuk 'anak laki-laki' yang dalam psikologi Jungian merujuk pada arketipe 'puer aeternus' atau pria yang menolak kedewasaan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Secara harfiah, 'puer' berarti anak laki-laki dalam bahasa Latin. Dalam konteks psikologi analitis Carl Jung, istilah ini sering digunakan sebagai singkatan dari 'puer aeternus' (anak abadi), yaitu arketipe pria yang memiliki keterikatan emosional yang kuat dengan masa kanak-kanak, menghindari tanggung jawab orang dewasa, dan sering kali memiliki imajinasi yang tinggi namun kesulitan dalam realitas praktis.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โThe concept of the puer aeternus describes a man who remains psychologically tied to his mother.โ
โKonsep puer aeternus menggambarkan seorang pria yang secara psikologis tetap terikat pada ibunya.
โHis behavior reflects the classic traits of a puer, avoiding commitment at all costs.โ
โPerilakunya mencerminkan sifat klasik seorang puer, menghindari komitmen dengan segala cara.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Latin klasik 'puer' (anak laki-laki). Istilah ini dipopulerkan dalam psikologi modern oleh Carl Jung dan dikembangkan lebih lanjut oleh Marie-Louise von Franz untuk mendeskripsikan pola perilaku psikologis tertentu.