Qabdh
/qabรฐ/
๐ธ๐ฆBahasa ArabFiqhHukum IslamEkonomi SyariahBahasa ArabNetral
Ringkasan Makna
Dalam hukum Islam (fiqh), qabdh adalah proses serah terima atau penguasaan atas objek transaksi secara fisik maupun konstruktif.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Qabdh (ุงููุจุถ) secara harfiah berarti memegang, menggenggam, atau menerima. Dalam terminologi fiqh muamalah, qabdh merujuk pada penguasaan atau penerimaan barang maupun uang dalam suatu akad transaksi sehingga kepemilikan serta tanggung jawab atas risiko barang tersebut secara sah beralih kepada pembeli/penerima. Terdapat dua jenis qabdh, yaitu qabdh haqiqi (penguasaan secara fisik langsung) dan qabdh hukmi (penguasaan secara hukum/konstruktif, seperti transfer bank atau penyerahan dokumen kepemilikan). Selain itu, dalam fikih ibadah, qabdh juga merujuk pada posisi bersedekap saat berdiri dalam shalat.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โููุดูุชูุฑูุทู ุงูููููููุงุกู ุงูููุจูุถู ููุจููู ุจูููุนู ุงูู
ูุจููุนู.โ
โPara ahli fiqh mensyaratkan terjadinya serah terima (qabdh) sebelum barang yang dibeli dijual kembali.
โTransfer bank dianggap sebagai qabdh hukmi dalam transaksi keuangan modern.โ
โTransfer bank dianggap sebagai penguasaan secara hukum (qabdh hukmi) dalam transaksi keuangan modern.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari akar kata bahasa Arab qabadha (ููุจูุถู) yang berarti menggenggam atau mengambil. Konsep ini menjadi fondasi penting dalam hukum ekonomi Islam modern untuk mencegah praktik penipuan, penjualan barang yang belum dimiliki, dan ketidakpastian (gharar).