reaksionerisme
/re.ak.si.o.ne.ris.mə/
🇮🇩Bahasa IndonesiaPolitikIdeologiNomina
Ringkasan Makna
Paham atau sikap yang menentang perubahan sosial atau politik dan berupaya mengembalikan keadaan ke masa lalu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Reaksionerisme adalah sebuah ideologi atau sikap politik yang secara aktif menolak kemajuan atau perubahan sosial-politik yang progresif. Penganut paham ini cenderung menginginkan kembalinya tatanan sosial, nilai-nilai, atau sistem pemerintahan yang ada pada masa lampau yang dianggap lebih stabil atau ideal. Istilah ini sering digunakan dalam diskursus politik untuk mengkritik pihak yang dianggap menghambat reformasi atau modernisasi.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Kebijakan tersebut dianggap sebagai bentuk reaksionerisme yang menghambat kemajuan hak-hak sipil di negara itu.”
→The policy was considered a form of reactionarism that hindered the progress of civil rights in that country.
“Gerakan itu terjebak dalam reaksionerisme dengan terus mendambakan sistem feodal yang sudah lama runtuh.”
→The movement is trapped in reactionarism by constantly longing for a feudal system that has long since collapsed.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berasal dari bahasa Prancis 'réactionnaire' yang muncul pasca-Revolusi Prancis. Kata ini pertama kali digunakan untuk mendeskripsikan kelompok yang ingin mengembalikan monarki dan tatanan lama setelah jatuhnya rezim revolusioner. Dalam konteks modern, istilah ini sering digunakan sebagai label peyoratif dalam perdebatan politik.