realis
/re.a.lis/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaBakuNominaSeniFilsafat
Ringkasan Makna
Orang yang menganut paham realisme atau seniman yang karyanya menampilkan objek sebagaimana adanya dalam kenyataan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam konteks filsafat, realis adalah seseorang yang meyakini bahwa objek-objek di dunia memiliki eksistensi yang nyata dan independen dari pikiran manusia. Dalam konteks seni dan sastra, realis merujuk pada seniman atau penulis yang berusaha menggambarkan subjek secara objektif, akurat, dan detail, tanpa idealisasi atau dramatisasi yang berlebihan, sehingga mencerminkan realitas kehidupan sehari-hari.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โSebagai seorang realis, ia menolak untuk melukis objek yang tidak ada di dunia nyata.โ
โAs a realist, he refuses to paint objects that do not exist in the real world.
โDalam debat tersebut, ia bersikap sebagai seorang realis yang hanya mengandalkan data empiris.โ
โIn that debate, he acted as a realist who only relies on empirical data.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata ini diserap dari bahasa Belanda 'realist' atau bahasa Inggris 'realist', yang berakar dari bahasa Latin 'realis' (dari kata 'res' yang berarti 'benda' atau 'hal'). Istilah ini mulai populer dalam wacana intelektual dan seni di Eropa pada abad ke-19 sebagai antitesis terhadap gerakan Romantisisme.