rehousing
/ˌriːˈhaʊzɪŋ/
🇬🇧Bahasa InggrisSosiologiArsitekturKebijakan PublikNetral
Ringkasan Makna
Proses memindahkan orang ke tempat tinggal baru yang lebih layak, atau memindahkan koleksi museum/arsip ke wadah atau gedung penyimpanan yang baru.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Istilah 'rehousing' memiliki dua konteks utama yang umum. Dalam konteks sosial dan perkotaan, ini merujuk pada tindakan pemerintah atau organisasi dalam menyediakan tempat tinggal baru atau merelokasi warga dari permukiman kumuh, daerah rawan bencana, atau kawasan gusuran ke hunian yang lebih layak. Dalam konteks pelestarian arsip, museum, dan perpustakaan, 'rehousing' adalah proses memindahkan dokumen, artefak, atau spesimen ke dalam bahan pelindung atau kotak pengarsipan baru yang bebas asam dan aman untuk menjaga keawetannya dalam jangka panjang.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“The municipal government announced a comprehensive rehousing plan for the slum residents.”
→Pemerintah kota mengumumkan rencana relokasi perumahan yang komprehensif bagi para penduduk permukiman kumuh.
“Archivists are currently working on the rehousing of fragile historical manuscripts.”
→Para arsiparis saat ini sedang mengerjakan pemindahan manuskrip sejarah yang rapuh ke wadah pelindung baru.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Inggris, merupakan gabungan dari prefiks 're-' (kembali/ulang) dan 'housing' (perumahan/penempatan tempat tinggal). Istilah ini berkembang pesat dalam diskursus tata kota modern, penanganan pengungsi, serta standar konservasi museum internasional.