rotenon
/roˈtɛ.nɔn/
🇮🇩Bahasa IndonesiaBiokimiaPertanianToksikologiNetral
Ringkasan Makna
Rotenon adalah senyawa kimia alami yang diekstrak dari akar tumbuhan polong-polongan, umumnya digunakan sebagai pestisida, insektisida, dan racun ikan alami.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Rotenon merupakan senyawa metabolit sekunder golongan flavonoid yang secara alami ditemukan pada akar tumbuhan dari suku polong-polongan (Fabaceae), seperti spesies Derris dan Lonchocarpus. Senyawa ini bekerja sebagai racun kontak dan lambung bagi serangga serta hewan air dengan cara menghambat respirasi seluler pada tingkat mitokondria. Dalam sejarah pertanian, rotenon sering diaplikasikan sebagai insektisida organik, namun penggunaannya kini sangat dibatasi atau dilarang di berbagai negara karena sifat toksisitasnya yang tinggi terhadap organisme perairan dan kaitannya dengan risiko kesehatan tertentu pada manusia.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Rotenone is a naturally occurring plant extract that was historically used as a broad-spectrum pesticide.”
→Rotenon adalah ekstrak tumbuhan alami yang secara historis digunakan sebagai pestisida spektrum luas.
“Penggunaan rotenon dalam pengelolaan perikanan tradisional kini diawasi ketat karena dampak ekologisnya.”
→The use of rotenone in traditional fisheries management is now strictly monitored due to its ecological impacts.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata rotenon berasal dari bahasa Inggris 'rotenone', yang dinamai berdasarkan nama genus tumbuhan tempat senyawa ini pertama kali diisolasi secara komersial, yaitu 'Derris root' (dahulu dikenal dengan nama sinonim 'Rotantha'). Senyawa ini telah lama digunakan oleh masyarakat adat di berbagai wilayah tropis untuk menangkap ikan secara tradisional.