saru
/sa.ru/
๐ฎ๐ฉBahasa JawaBahasa JawaAdatSopan SantunSosiolinguistikNetral
Ringkasan Makna
Tidak pantas, tidak senonoh, atau melanggar norma kesopanan dalam budaya Jawa.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'saru' berasal dari bahasa Jawa yang digunakan untuk menggambarkan perbuatan, perkataan, sikap, atau penampilan yang dianggap tabu, tidak senonoh, atau melanggar norma kesopanan dan kepatutan masyarakat. Istilah ini sering dikaitkan dengan hal-hal yang berhubungan secara implisit maupun eksplisit dengan seksualitas, aurat, atau kelakuan kasar yang tidak sesuai dengan etika Jawa (tata krama).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โBocah cilik kuwi aja diwenehi tontonan sing saru.โ
โAnak kecil itu jangan diberi tontonan yang tidak senonoh.
โNgomong nganggo basa sing kasar marang wong tuwa kuwi tumindak sing saru.โ
โBerbicara menggunakan bahasa yang kasar kepada orang tua adalah perbuatan yang tidak sopan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kosakata bahasa Jawa Kuno/Jawa Modern yang berakar dari sistem nilai masyarakat tradisional Jawa yang sangat menjunjung tinggi tata krama, kesopanan lisan, dan penjagaan batasan susila dalam pergaulan.