saudara tua
/saʊ.da.ra tu.a/
🇮🇩Bahasa IndonesiaSejarahPolitikUngkapanNetral
Ringkasan Makna
Sebutan propaganda yang digunakan oleh Jepang terhadap bangsa Indonesia pada masa Perang Dunia II untuk menarik simpati.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Istilah "saudara tua" (dalam bahasa Jepang: kōain atau dibingkai dalam narasi Pan-Asianisme) dipopulerkan oleh Kekaisaran Jepang selama pendudukannya di Indonesia (1942–1945). Julukan ini sengaja digunakan untuk menciptakan kesan bahwa Jepang datang bukan sebagai penjajah baru, melainkan sebagai sesama bangsa Asia yang lebih dulu maju dan ingin membebaskan bangsa-bangsa Asia lainnya dari cengkeraman imperialisme Barat.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Jepang datang ke Indonesia dengan memproklamirkan diri sebagai saudara tua bagi bangsa Asia.”
→Jepang datang ke Indonesia dengan memproklamirkan diri sebagai saudara tua bagi bangsa Asia.
“Propaganda saudara tua lambat laun kehilangan pengaruhnya ketika rakyat merasakan penderitaan akibat kerja paksa.”
→Propaganda saudara tua lambat laun kehilangan pengaruhnya ketika rakyat merasakan penderitaan akibat kerja paksa.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari masa pendudukan Jepang di Indonesia (1942-1945) sebagai alat propaganda politik Perang Pasifik untuk mendapatkan dukungan tenaga dan sumber daya alam dari penduduk lokal.