sekongkol
/səˈkɔŋ.kɔl/
🇮🇩Bahasa IndonesiaNominaSosiologiHukumNetral
Ringkasan Makna
Persekongkolan atau kerja sama secara sembunyi-sembunyi untuk melakukan kejahatan, kecurangan, atau maksud jahat tertentu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'sekongkol' merujuk pada perbuatan bersekutu atau bekerja sama secara rahasia dan tersembunyi, biasanya antara dua orang atau lebih, untuk mencapai tujuan yang melanggar hukum, merugikan pihak lain, atau melakukan kecurangan (seperti korupsi, pencurian, atau konspirasi). Dalam konteks sosial dan hukum, tindakan ini dicap negatif karena mengkhianati kepercayaan publik atau kesepakatan yang adil.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Mereka terbukti sekongkol untuk menggelapkan dana perusahaan.”
→Mereka terbukti bersekongkol untuk menggelapkan dana perusahaan.
“Polisi menangkap para pelaku yang sekongkol dalam kasus penyelundupan itu.”
→Polisi menangkap para pelaku yang bersekongkol dalam kasus penyelundupan itu.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Melayu yang sering dikaitkan dengan persekongkolan jahat (konspirasi). Istilah ini sangat lekat penggunaannya dalam konteks kriminalitas dan pemberantasan korupsi di Indonesia.