Sekulerisme
/sɛkʊlɛrɪsmə/
🇮🇩Bahasa IndonesiaPolitikSosialFilosofi
Ringkasan Makna
Paham atau gerakan yang menekankan kebebasan individu dari campur tangan agama atau kepercayaan lainnya dalam urusan pemerintahan dan masyarakat.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Sekulerisme adalah paham atau gerakan yang menekankan kebebasan individu dari campur tangan agama atau kepercayaan lainnya dalam urusan pemerintahan dan masyarakat. Dalam konteks ini, sekulerisme tidak berarti anti-agama atau anti-kepercayaan, melainkan lebih kepada pengakuan dan penghormatan terhadap kebebasan individu untuk memilih dan mengembangkan kepercayaan atau agama sesuai dengan pilihan mereka sendiri. Sekulerisme juga dapat berarti pengakuan dan penghormatan terhadap prinsip-prinsip keadilan, kesetaraan, dan kebebasan yang tidak terikat oleh kepercayaan atau agama tertentu.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Sekulerisme telah menjadi paham yang populer di banyak negara, terutama di Eropa.”
→Sekulerisme telah menjadi paham yang populer di banyak negara, terutama di Eropa.
“Pemerintah sekulerisme berusaha untuk menjaga kebebasan individu dan menghindari campur tangan agama dalam urusan pemerintahan.”
→Pemerintah sekulerisme berusaha untuk menjaga kebebasan individu dan menghindari campur tangan agama dalam urusan pemerintahan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Sekulerisme memiliki sejarah yang panjang dan kompleks, dengan akar-akar yang dapat ditemukan dalam filsafat Yunani kuno dan gerakan-gerakan reformasi abad ke-18. Paham ini telah berkembang dan berkembang di banyak negara, terutama di Eropa dan Amerika Utara, dan telah menjadi bagian penting dari diskusi dan debat tentang kebebasan individu, keadilan, dan keberagaman.