Sekundärprozess
/zeˈkʊndɛɐ̯ˌpʁoːt͡sɛs/
🇩🇪Bahasa JermanPsikologiPsikoanalisisIstilah TeknisNetral
Ringkasan Makna
Proses mental yang diatur oleh prinsip realitas, logika, dan pemikiran rasional dalam teori psikoanalisis.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam teori psikoanalisis Sigmund Freud, Sekundärprozess (proses sekunder) adalah cara kerja pikiran yang sadar dan prasadar. Berbeda dengan Primärprozess (proses primer) yang didorong oleh prinsip kesenangan dan impuls bawah sadar, proses sekunder melibatkan penundaan kepuasan, pemikiran logis, pengujian realitas, dan kontrol ego untuk beradaptasi dengan tuntutan dunia luar.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Der Sekundärprozess ermöglicht es dem Individuum, seine Impulse zu kontrollieren und langfristige Ziele zu verfolgen.”
→Proses sekunder memungkinkan individu untuk mengendalikan impuls mereka dan mengejar tujuan jangka panjang.
“Im Gegensatz zum Primärprozess folgt der Sekundärprozess den Gesetzen der Logik und der Realität.”
→Berbeda dengan proses primer, proses sekunder mengikuti hukum logika dan realitas.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini diperkenalkan oleh Sigmund Freud dalam karyanya 'Die Traumdeutung' (Interpretasi Mimpi) pada tahun 1900 untuk membedakan cara kerja sistem psikis manusia.