seloka
/səˈloka/
🇮🇩Bahasa IndonesiasastrapuisiklasikNetral
Ringkasan Makna
Bentuk puisi tradisional Melayu kuno yang berisi pepatah, perumpamaan, atau gurindam yang bersajak.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Seloka adalah salah satu bentuk puisi rakyat Melayu tradisional yang tergolong dalam puisi bebas atau seloka. Puisi ini biasanya berisi perumpamaan, nasihat, senda gurau, atau ejekan yang disampaikan dengan rima tertentu (sering kali berpola a-b-a-b atau a-a-a-a). Bait-bait dalam seloka umumnya memiliki hubungan isi yang bersambung antarbarisnya.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Anak ayam turun sepuluh, mati seekor tinggal sembilan.”
→Anak ayam turun sepuluh, mati seekor tinggal sembilan.
“Padi digulai mangga disanga, hilang budi bahasa berniaga.”
→Padi dimasak mangga disangrai, hilang budi bahasa saat berniaga.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Sanskerta 'śloka' yang berarti sajak atau bait. Bentuk sastra ini masuk ke dalam sastra Melayu klasik melalui pengaruh kebudayaan Hindu-India sebelum berkembang dengan ciri khas lokal Nusantara.