sensualisme
/sɛn.su.aˈlɪs.mə/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFilsafatPsikologiIstilah TeknisNetral
Ringkasan Makna
Aliran filsafat yang berpandangan bahwa semua pengetahuan berasal dari penginderaan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Sensualisme adalah paham atau aliran dalam filsafat dan psikologi yang meyakini bahwa indra (penglihatan, pendengaran, peraba, pengecap, dan penciuman) adalah satu-satunya sumber utama dari seluruh pengetahuan dan pengalaman sadar manusia. Paham ini erat kaitannya dengan empirisme, di mana ide-ide kompleks dibentuk dari kombinasi kesan-kesan indrawi yang sederhana.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Sensualisme berargumen bahwa tidak ada sesuatu pun di dalam akal budi yang tidak diawali oleh indra.”
→Sensualisme berargumen bahwa tidak ada sesuatu pun di dalam akal budi yang tidak diawali oleh indra.
“Tokoh-tokoh filsafat modern sering mendiskusikan kaitan antara sensualisme dan materialisme.”
→Tokoh-tokoh filsafat modern sering mendiskusikan kaitan antara sensualisme dan materialisme.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berakar dari kata Latin 'sensus' (indra), istilah ini berkembang pesat dalam sejarah filsafat Barat, terutama melalui pemikir-pemikir era Pencerahan seperti Étienne Bonnot de Condillac yang mengembangkan gagasan John Locke secara lebih radikal.