setengah matang
/sətəŋah mataŋ/
🇮🇩Bahasa IndonesiaAdjektivaGastronomiKondisiNetral
Ringkasan Makna
Keadaan makanan atau bahan makanan yang belum sepenuhnya masak atau matang.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Istilah ini paling sering digunakan dalam dunia kuliner untuk mendeskripsikan tingkat kematangan makanan—seperti telur, daging, atau sayuran—yang proses masaknya dihentikan sebelum mencapai kematangan sempurna. Selain makna harfiah dalam memasak, frasa ini juga sering digunakan secara metaforis untuk menggambarkan ide, rencana, atau pemikiran yang belum matang, belum dipikirkan secara mendalam, atau belum siap untuk diterapkan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Dia memesan telur setengah matang untuk sarapannya pagi ini.”
→Dia memesan telur setengah matang untuk sarapannya pagi ini.
“Rencana bisnis itu masih setengah matang, jadi jangan buru-buru dipresentasikan.”
→Rencana bisnis itu masih setengah matang, jadi jangan buru-buru dipresentasikan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Indonesia, gabungan kata 'setengah' dan 'matang', yang lazim digunakan dalam konteks kebiasaan memasak masyarakat Nusantara serta diadopsi ke dalam bahasa sehari-hari untuk menyatakan ketidaksempurnaan proses.