sian
/ˈsi.an/
🇮🇩Bahasa JawaBahasa JawaAdatBudayaNetral
Ringkasan Makna
Sian adalah istilah dalam masyarakat Jawa yang merujuk pada pemberian sumbangan berupa bahan makanan atau kebutuhan pokok kepada orang yang sedang memiliki hajat.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam tradisi pedesaan Jawa, 'sian' atau 'nyian' merupakan bentuk gotong royong di mana para tetangga atau kerabat datang membawa sumbangan—umumnya berupa beras, gula, minyak, atau bahan dapur lainnya—kepada tuan rumah yang sedang menyelenggarakan hajatan (seperti pernikahan atau khitanan) untuk membantu meringankan beban biaya.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Ibu-ibu ing desa padha teka nggawaian kanggo mbantu tangga sing duwe hajat.”
→Ibu-ibu di desa datang membawa sumbangan bahan makanan untuk membantu tetangga yang punya hajat.
“Sumbangan sian kasebut dicathet supaya besok ganti dibelanjani nalika duwe hajat.”
→Sumbangan sian tersebut dicatat agar besok gantian disumbang saat punya hajat.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari tradisi masyarakat Jawa, khususnya dalam sistem gotong royong pedesaan (sambatan) untuk meringankan beban ekonomi penyelenggara hajatan.