KamusLengkap.com

sistem pajak yang regresif

/sis.təm pa.zak jaŋ re.ɡre.sif/
🇮🇩Bahasa IndonesiaEkonomiKeuanganPerpajakanBaku
Ringkasan Makna

Sistem pemungutan pajak di mana persentase beban pajak semakin kecil bagi kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi dan semakin besar bagi kelompok berpenghasilan rendah.

Penjelasan & Konteks Penggunaan

Sistem pajak yang regresif adalah kebijakan atau struktur perpajakan yang berdampak tidak proporsional, di mana beban pajak secara relatif lebih berat dirasakan oleh masyarakat berpenghasilan rendah dibandingkan dengan masyarakat berpenghasilan tinggi jika dihitung dari persentase pendapatan mereka. Contoh paling umum dari pajak regresif adalah pajak pertambahan nilai (PPN) atau cukai, di mana tarif yang dikenakan sama rata untuk setiap barang yang dibeli tanpa memandang tingkat kekayaan pembelinya, sehingga proporsi pengeluaran untuk pajak ini memakan porsi yang jauh lebih besar dari pendapatan kelompok miskin.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

“Pajak pertambahan nilai (PPN) sering kali dikritik karena memiliki karakteristik sebagai sistem pajak yang regresif.”
→Pajak pertambahan nilai (PPN) sering kali dikritik karena memiliki karakteristik sebagai sistem pajak yang regresif.
“Penerapan sistem pajak yang regresif dapat memperlebar kesenjangan ekonomi antara si kaya dan si miskin jika tidak diimbangi dengan pajak progresif.”
→Penerapan sistem pajak yang regresif dapat memperlebar kesenjangan ekonomi antara si kaya dan si miskin jika tidak diimbangi dengan pajak progresif.

Asal-usul & Konteks Budaya

Istilah ini berasal dari bidang ekonomi dan kebijakan fiskal publik. Konsep regresivitas dalam perpajakan digunakan oleh para ekonom untuk mengevaluasi keadilan distributif dari kebijakan fiskal suatu negara terhadap kesejahteraan masyarakat.

Lawan Kata (Antonim)

Cari Kata atau Istilah Lainnya