sistem penggajian berdasarkan senioritas
sis-tem peng-ga-ji-an ber-da-sar-kan se-ni-o-ri-tas
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaManajemen SDMEkonomiKetenagakerjaan
Ringkasan Makna
Metode pemberian upah di mana besaran gaji karyawan ditentukan terutama oleh lamanya masa kerja atau usia di perusahaan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Sistem penggajian berdasarkan senioritas (seniority-based pay) adalah struktur kompensasi di mana kenaikan gaji, bonus, atau promosi diberikan secara otomatis berdasarkan durasi pengabdian karyawan di organisasi tersebut. Dalam sistem ini, semakin lama seseorang bekerja, semakin tinggi gajinya, terlepas dari tingkat produktivitas atau performa individu yang mungkin lebih unggul dibandingkan karyawan yang lebih baru. Sistem ini sering ditemukan di perusahaan tradisional, birokrasi pemerintah, atau budaya korporat yang menekankan loyalitas jangka panjang.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPerusahaan itu masih menerapkan sistem penggajian berdasarkan senioritas untuk menjaga loyalitas karyawan lama.โ
โThe company still implements a seniority-based pay system to maintain the loyalty of long-term employees.
โBanyak perusahaan modern mulai meninggalkan sistem penggajian berdasarkan senioritas dan beralih ke sistem berbasis kinerja.โ
โMany modern companies are starting to abandon the seniority-based pay system and switching to a performance-based system.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berakar dari praktik manajemen sumber daya manusia tradisional yang sangat umum di Jepang (dikenal sebagai 'Nenko Joretsu') dan organisasi militer atau pemerintahan di berbagai negara. Konsep ini muncul dari keyakinan bahwa pengalaman yang terakumulasi seiring waktu secara otomatis meningkatkan nilai dan kontribusi seorang karyawan bagi organisasi.