sittenwidrig
/ˈzɪtn̩ˌviːdʁɪç/
🇩🇪Bahasa JermanHukumEtikaIstilah TeknisNetral
Ringkasan Makna
Istilah hukum Jerman yang merujuk pada tindakan atau kontrak yang bertentangan dengan norma moral atau kesusilaan umum.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam sistem hukum Jerman (BGB), 'sittenwidrig' merujuk pada perilaku atau perjanjian yang melanggar standar moralitas dasar masyarakat. Sebuah kontrak yang dianggap 'sittenwidrig' (misalnya karena eksploitasi posisi tawar yang tidak seimbang) dinyatakan batal demi hukum menurut Pasal 138 BGB.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Ein Vertrag, der den anderen Teil sittenwidrig ausbeutet, ist nichtig.”
→Kontrak yang mengeksploitasi pihak lain secara bertentangan dengan kesusilaan adalah batal.
“Das Verhalten des Unternehmens wurde als sittenwidrig eingestuft.”
→Perilaku perusahaan tersebut diklasifikasikan sebagai tindakan yang bertentangan dengan kesusilaan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman 'Sitte' (adat/moral) dan 'widrig' (bertentangan). Istilah ini merupakan konsep fundamental dalam hukum perdata Jerman untuk membatasi kebebasan berkontrak demi melindungi standar etika publik.