Skeptisisme
/skɛptɪsɪsmə/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFilosofiPikiranKritikNetral
Ringkasan Makna
Skeptisisme adalah sikap atau pandangan yang mengharapkan bukti yang kuat sebelum menerima suatu kebenaran atau teori.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Skeptisisme adalah sikap mental yang mengharapkan bukti yang kuat, sistematis, dan konsisten sebelum menerima suatu kebenaran atau teori. Orang skeptis biasanya tidak mau menerima sesuatu secara tidak bertanggung jawab atau tanpa bukti yang cukup. Mereka lebih suka mempertanyakan dan memeriksa kebenaran suatu hal sebelum memutuskan apakah itu benar atau tidak. Dalam konteks filosofi, skeptisisme sering digunakan untuk menggambarkan sikap yang mengharapkan bukti yang kuat sebelum menerima suatu teori atau kebenaran.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Dia memiliki sikap skeptisisme terhadap teori tersebut.”
→Dia memiliki sikap yang tidak percaya terhadap teori tersebut.
“Skeptisisme adalah salah satu aspek penting dalam ilmu pengetahuan.”
→Skeptisisme adalah salah satu aspek penting dalam ilmu pengetahuan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Skeptisisme memiliki sejarah yang panjang dan kompleks dalam filsafat Barat, mulai dari skeptisisme Yunani kuno hingga skeptisisme modern. Konsep ini juga digunakan dalam berbagai bidang, seperti ilmu pengetahuan, filsafat, dan psikologi.