skolastik
/skolaˈstɪk/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFilsafatPendidikanSejarahAgamaNetral
Ringkasan Makna
Sistem filsafat dan teologi yang berkembang pada Abad Pertengahan di Eropa, yang memadukan ajaran Kristen dengan filsafat klasik Yunani, terutama Aristoteles.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Skolastik merujuk pada metode berpikir dan pembelajaran yang mendominasi universitas-universitas di Eropa pada Abad Pertengahan (sekitar abad ke-11 hingga ke-15). Metode ini sangat menekankan penggunaan akal budi yang ketat, logika formal, dan dialektika untuk menyelesaikan kontradiksi dalam teks-teks otoritatif, khususnya Alkitab dan tulisan para Bapa Gereja, dengan memanfaatkan warisan pemikiran filsuf Yunani Kuno seperti Aristoteles. Selain itu, istilah ini juga digunakan dalam konteks modern untuk mendeskripsikan hal-hal yang berkaitan dengan sekolah, akademik, atau sistem pendidikan secara umum.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Filsafat skolastik memainkan peran penting dalam perkembangan sistem pendidikan tinggi di Eropa Abad Pertengahan.”
→Filsafat skolastik memainkan peran penting dalam perkembangan sistem pendidikan tinggi di Eropa Abad Pertengahan.
“Ujian skolastik sering digunakan untuk mengukur potensi kognitif dan kemampuan akademik calon siswa.”
→Ujian skolastik sering digunakan untuk mengukur potensi kognitif dan kemampuan akademik calon siswa.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Latin 'scholasticus' (berkenaan dengan sekolah), yang diturunkan dari bahasa Yunani 'scholē' (waktu luang untuk belajar). Berkembang pesat di sekolah-sekolah biara dan katedral di Eropa abad pertengahan.