spolia
/หspoสliษ/
๐๏ธBahasa LatinSeniArsitekturSejarahArkeologiNetral
Ringkasan Makna
Bahan bangunan atau karya seni lama yang digunakan kembali untuk mendirikan struktur atau monumen baru.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Spolia merujuk pada praktik dalam arsitektur dan seni di mana bahan bangunan, kolom, patung, relief, atau elemen dekoratif dari monumen atau bangunan yang sudah ada sebelumnya (biasanya dari era lampau atau peradaban yang runtuh) diambil dan dipasang kembali ke dalam struktur baru. Praktik ini umum ditemukan pada masa Kekaisaran Romawi Kuno dan Abad Pertengahan, yang sering kali dilakukan karena alasan kepraktisan, kecepatan pembangunan, keterbatasan ekonomi, atau sebagai pernyataan simbolis kemenangan politik dan religius atas rezim atau budaya sebelumnya.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โThe Arch of Constantine prominently incorporates spolia from earlier imperial monuments.โ
โLengkungan Konstantinus secara mencolok memasukkan spolia dari monumen-monumen kekaisaran sebelumnya.
โMedieval builders often recycled ancient Roman columns as spolia for their new churches.โ
โPara Pembangunan Abad Pertengahan sering mendaur ulang kolom Romawi kuno sebagai spolia untuk gereja-gereja baru mereka.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Latin 'spolia' yang berarti 'kulit hewan yang dilucuti' atau 'barang rampasan perang'. Istilah ini kemudian diadopsi dalam sejarah seni dan arsitektur untuk mendeskripsikan artefak atau material struktural yang diambil dari reruntuhan bangunan masa lalu untuk digunakan dalam konteks baru.